4WSSHH ... J4NG4N J1L4T ANVKV, B4BY. AKV TID4K T4H4N L4GI, C3P4T M4SVKK4N!!

77 kali
Dibuat: 12 August 2026, 21:54 ID: smq93t8p

Setelah sarapan selesai, Donzello p4m1t pergi untuk bersiap. Dan Zelaza pun langsung mandi dengan cepat.


Zelaza memilih dress linen putih sederhana, sesuatu yang pr4ktis untuk berjalan-jalan di alam terbuka tapi juga tak m3ngh1l4ngkan g4ya el3g4n-nya. 


Wanita itu juga m3ngik4t rambvtnya l0ngg4r, dan tanpa menyadarinya, dia memak4i makeup lebih tebal.


“Hei, kenapa aku sangat m3n0r?” gumamnya berb1s1k ketika melihat ke ar4h cermin.


Lalu Zelaza kembali mengh4pvs ri4s4nnya dan kembali memakai make up yang natural.


*

*


Tepat pvkuvl sembilan, ketvkan kembali terdengar di pintunya. Jantvngnya berd3b4r k3nc4ng lagi. Dia membukanya, dan Donzello ada di sana, kali ini hanya memak4i kaos putih biasa dan celana pendek berwarna khaki.


Pria itu juga membawa r4ns3l yang tak terlalu besar.


“Sudah siap untuk tur hari ini?” tanyanya.


“Sangat,” jawab Zelaza, senyumannya cukvp l3b4r dan dia bahkan tak menyadarinya betapa dia begitu bersemangat pagi ini.


*

*


Mereka berjalan menyvsvri jalan set4p4k di belakang res0rt, masuk ke dalam hutan, menjavh dari pantai. 


Sepanjang perjalanan mereka, Donzello menceritakan tentang pembangvnan res0rt, fil0s0finya meny4tu dengan al4m, dan kecintaannya pada hal-hal berbau alam. 


“Karya seninya ada di sini,” uj4rnya akhirnya, meng4r4hk4nnya ke sebuah l3mb4h kecil.


Dan Zelaza terp3s0na. Itu adalah spir4l batu besar yang tert4n4m di tanah, diatvr dengan yang sempurna. 


Dari at4s, pasti terlihat seperti simb0l kvno. Tapi yang membuatnya khvsvs adalah ketika sinar matahari men3mbvs pohon, menyinari kristal yang tertanam di antara b4tu-b4tu, mem4ntvlkan cahaya dengan pola yang berput4r-put4r di tanah dan daun-daun sekitarnya.


“Ini … ini luar biasa,” b1s1knya, berjalan perl4h4n mengel1l1ngi benda s3ni itu. “Ini seperti … p0rt4l ke dunia lain.”


Donzello meng4m4t1nya, bukan karyanya, tapi ZelaZa. Dia melihat cara matanya yang biru meng4m4ti setiap det4ilnya, cara j4ri-j4rinya hampir meny3ntvh batu-batu itu dengan hati-hati.


“Aku tahu kau akan meng4gvminya,” ucap Donzello, suaranya r3nd4h.


Zelaza berb4l1k untuk menatapnya. “Apakah ada judulnya?”


“‘Pertemuan yang Tak Terdvga’,” jawabnya, dan dia tidak melihat ke spir4l b4tu itu. Matanya tertvju padanya.


Saat itu, dunia seakan berh3nti sejenak. Zelaza men3l4n sal1v4nya ketika menyadari bahwa dia akan jatvh ke dalam pesona pria yang masih mist3rivs baginya itu.


“Ayo, kita lanjutkan perjalanan kita,” kata Donzello membvy4rkan keh3ning4n di antara mereka barvsan.


Zelaza tersadar dan akhirnya meng4nggvk. “Kau suka seni ya?” tanya Zelaza sambil berjalan.


“Ya, aku suka melvkis juga.”


“Kurasa akan banyak orang yang iri padamu. Kau … terlihat sempurna,” sahvt Zelaza.


Donzello berhenti sejenak lalu men0l3h pada wanita itu. “Tak ada manusia yang sempurna.”


Zelaza men4r1k n4p4s ketika pria itu cukup dekat berada di depannya. “Ya, kau benar. Tak ada yang sempurna,” b1s1knya.


“Jalan di depan sedikit curam. Kau bisa mel3w4tinya?” tanya Donzello mengvb4h t0p1k.


“Ada kau kan. Jadi kurasa aku bisa melewatinya bersamamu.”


Donzello mengangguk lalu mengvlvrkan tangannya. “P3g4ng tanganku.”


Zelaza melihat tangan bes4r dan k0k0h itu. Lalu dia m3m3g4ngnya. Donzello mengg3ngg4m tangan kecil dan halvs Zelaza dengan penuh perl1ndvngan.


Zelaza semakin berd3b4r, tapi dia berusaha meny3mbvnyik4nnya. 


*

*


“Jadi … aku kemari untuk mel4rik4n d1r1.” Zelaza memul4i cerita hidupnya yang sedikit prib4di pada Donzello.


“Kau ingin menceritakannya? Aku tak m3m4ksa jika itu membuatmu tak ny4m4n,” sahvt Donzello sambil masih berjalan di samping Zelaza dan mengg3ngg4m tangannya.


Zelaza meng3d1kkan bahunya. “Jika kau sudah mencari tahu siapa aku, berarti kau pasti sudah tahu mas4l4h yang kuhadapi saat ini.”


“Hmm … aku tahu. Tapi, hidupmu masih baik-baik saja tanpanya.”


Zelaza tersenyum. “Ya, aku baik-baik saja karena banyak orang terdekatku yang mendvkvngku. Term4svk ayahku.”


“Ayahmu … ayah yang baik sepertinya.”


“Ya, dia sangat bertanggung jawab meskipun hvbvngan kami tak terlalu dekat. Tapi dia orang yang sangat baik di mataku. Berbeda dengan Alehandro, aku benar-benar tert1pv oleh kebaikannya,” jawab Zelaza.


“Orang yang benar-benar baik akan bert1nd4k dengan benar, dan tidak takvt berpikir dari h4tinya. Terk4d4ng kebaikan tidak dapat mel1ndvngi seseorang dari menjadi j4h4t.”


Zelaza sedikit memahami kata-kata Donzello, meskipun dia tak tahu ditvjvkan pada siapa uc4pan itu.


“Kau benar … Alehandro terlihat begitu baik dan sempvrna di mataku, tapi ternyata …” Kalimat itu mengg4ntvng.


“Ingat, tak ada manusia yang sempurna.” Donzello men0l3h s3kil4s pada Zelaza. Dan wanita itu hanya meng4nggvk.


*

*


Setelah beberapa jam perjalanan, mereka akhirnya berjalan kembali ke res0rt saat matahari semakin tinggi.


Keh3ning4n di antara mereka terasa begitu nyaman dan di1si dengan obr0lan ringan yang membuat Zelaza mer4sa tak ada jar4k yang as1ng lagi di antara mereka. 


Di depan pintu kamar, Donzello berh3nti. “Acara nanti malam, aku bisa datang. Kali ini aku benar-benar akan menvnggvmu.”


“Svnggvh? Jangan ingk4r, oke?” ucap Zelaza.


“Ya, aku pasti akan datang.” Donzello meng4ngguk, dan kemudian mengvlvrkan tangannya. “Sampai jvmpa nanti malam, Zela.”


Zelaza menj4b4t tangannya. G3ngg4m4nnya h4ng4t dan ku4t. “Sampai jvmpa, Zelo.”


Donzello pun pergi, dan Zelaza masvk ke dalam villa, h4tinya begitu berisik karena Donzello. 


Dia berjalan ke balkon, tempat nampan sarapan masih ada, hanya meny1s4kan rem4h-rem4h dan ken4ngan bersama Donzello tadi pagi. 


Pagi ini telah mengvb4h segalanya. Liburan d4d4knnya, pel4ri4nnya, telah mendapatkan warna dan suasana baru.


Dia melihat ke ar4h hut4n, ke arah di mana spir4l batu itu berada, ‘Pertemuan yang Tak Terdvga’. 


Donzello tidak hanya meminta maaf. Dia telah membuka sebuah pintu. Dan Zelaza tidak s4b4r untuk melangkah mel3w4tinya. 


Zelaza tahu bahwa cerita hidupnya yang baru mulai tertulis, dan dia tidak s4b4r untuk menvlis halaman selanjutnya.


*

*


🌟🌟🌟


Mau tahu keseruannya seperti apa?

Yuk, langsung klik link di bawah


https://v-dey.com/e984095327

https://v-dey.com/5d6b7813a0

https://v-dey.com/334950f780

https://v-dey.com/ca7ee30179

https://v-dey.com/ff00a571b4

https://v-dey.com/a42a6efc33

https://v-dey.com/4a76ecf62d

https://v-dey.com/b887ab047b

https://v-dey.com/3796293b90

https://v-dey.com/7bf5fe1c77

https://v-dey.com/fb09f5fbad

https://v-dey.com/0e49ae1f11

https://v-dey.com/732929b7b1

https://v-dey.com/c9e4f5963e

https://v-dey.com/5e0b8aa785

https://v-dey.com/cd9d93aab3

https://v-dey.com/02b5eab03e

https://v-dey.com/cba8a37ebf

https://v-dey.com/b77a122288

https://v-dey.com/12528709b4

Bagikan via